| Hari Raya Siwa Ratri |
|
Siwa Ratri (Siwa Latri) artinya "malam siwa",
adalah hari suci untuk memohon pengampunan dosa ke hadapan
Hyang Widhi Wasa. Hari raya Siwa Ratri juga disebut malam
penebusan dosa. Hari raya ini jatuh pada purwaning tilem
sasih kepitu. Kegiatan- kegiatan yang dilaksanakan pada
hari tersebut adalah sebagai berikut:
|
| 1 |
Sebelum melaksanakan seluruh kegiatan,
maka terlebih dahulu dilaksanakan persembahyangan yang
diperkirakan selesai tepat pada jam 06.00 dinihari |
| 2 |
Selanjutnya tepat pada jam 06.00
dimulai kegiatan Monabrata (tidak berbicara),
Upawasa (tidak makan dan minum) dan Mejagra
(tidak tidur). |
| 3 |
Monabrata dilaksanakan 12
jam, Upawasa 24 jam, Mejagra selama 36
jam. |
|
|
Setiap akhir dari kegiatan- kegiatan tersebut dilaksanakan
suatu persembahyangan. Seluruh kegiatan yang dilaksanakan
ini adalah untuk mengadakan latihan dan peningkatan rohani.
Dengan demikian diharapkan seluruh umat yang melaksanakan
kegiatan ini dapat mengisi dengan acara- acara kerohanian
misalnya membaca kitab suci Weda, mendalami ajaran agama,
mengadakan malam sastra, dan lain-lain.
|
| |