Dalam konsepsi Rwa Bhineda adalah sebagai Purusa
(Pria), sedangkan dalam konsepsi Sad Winayaka sebagai pura Sad Kahyangan
Jagat yang letaknya di timur-laut (Ersanya) di Bali. Terletak di kabupaten
Karangasem.
Dalam konsepsi Rwa Bhineda adalah sebagai Pradana
(Wanita). Terletak di kabupaten Bangli.
Dalam konsepsi Catur Lokapala merupakan stana
Hyang Widi yang terletak di timur (Purwa), demikian pula dalam konsepsi
Sad Winayaka, sebagai pura Sad Kahyangan Jagat di Bali, terletak di
kabupaten Karangasem.
Di dalam konsepsi Catur Lokapala merupakan
stana Hyang Widi yang terletak selatan (Daksina), terletak di kabupaten
Karangasem.
Dalam konsepsi Catur Lokapala merupakan stana
Hyang Widi yang terletak barat (Pascima). Termasuk pura Sad Kahyangan
ditinjau dari Sad Winayaka, terletak di kabupaten Tabanan.
Termasuk pura Sad Kahyangan yang berada di
barat-laut (Wayabya) ditinjau dari konsepsi Sad Winayaka, terletak
di kabupaten Badung.
Dalam konsepsi Sad Winayaka merupakan Kahyangan
Tenggara (Ghneya), terletak di kabupaten Klungkung.
Termasuk pura Sad Kahyangan yang berada di
barat-daya (Neritya) apabila ditinjau dari konsepsi Sad Winayaka,
terletak di kabupaten Badung.
Disebut juga Pura Pusering Jagad, merupakan
pura Sad Kahyangan jagat yang berada di tengah (Madya) dalam konsepsi
Sad Winayaka, terletak di Pejeng, kabupaten Gianyar.
".........nguni duk pamadegan Cri Gunapriyadharmapatni
Udayana Warmadewa, hana pasamuan agung Çiwa Budha kalawan Bali
Aga, ya hetunya hana desa pakraman mwang kahyangan tiga maka kraman
ikang desa para desa Bali Aga".
.........dahulu kala pada saat bertahtanya Cri Gunapriyadharmapatni
dan suaminya Udayana Warmadewa, ada musyawarah besar Çiwa Budha
dan Bali Aga itulah asal
|