-
Pura Kahyangan jagat tergolong pura
untuk umum, sebagai tempat pemujaan Ida
Sang Hyang Widi Wasa - Tuhan Yang
Maha Esa dalam segala
atau manifestasi-Nya. Di sini pula tempat memuja roh suci para tokoh
masyarakat Hindu. Sad Kahyangan yaitu enam Kahyangan besar
yang berada di enam lokasi seperti Pura Silayukti, Pura Lempuyang,
Pura Sakenan, Pura Luhur Batukaru, Pura Rambut Siwi, dan Pura Luhur
Uluwatu. Pura Dang Kahyangan adalah pura-pura besar yang berkaitan
dengan dharma-yatra Dhang Guru
terutama Dhang Hyang Dwijendra
termasuk dalam Kahyangan jagat dan juga pura-pura kerajaan
yang pernah ada.
-
Pura-pura yang disungsung oleh desa
adat berupa Kahyangan Tiga yaitu tiga buah pura yang melingkupi
desa ialah Pura Desa atau Bale Agung sebagai tempat
pemujaan Tuhan dalam prabhawa-Nya sebagai pencipta yaitu ,
Pura Puseh sebagai tempat pemujaan Tuhan dalan manifestasi-Nya
sebagai pemelihara yaitu
dan Pura Dalem sebagai tempat pemujaan Tuhan dalam manifestasi-Nya
sebagai pelebur yaitu
-
Pura pura ini dikelompokkan berdasarkan fungsinya
sehingga sering disebut pura fungsional. Pemuja dari pura-pura ini
disatukan oleh kesamaan di dalam kekaryaan atau di dalam mata pencaharian
seperti; untuk para pedagang adalah Pura Melanting, para
petani dengan Pura Subak, Pura Ulunsuwi, Pura Bedugul,
dan Pura Uluncarik. Masih banyak lagi seperti di hotel hotel,
perkantoran pemerintah maupun swasta.
-
Pura ini sudah bersifat spesifik di mana
para pemujanya ditentukan oleh asal usul keturunan atau wit
dari orang tersebut. Termasuk ke dalam kategori ini adalah; Sanggah-Pemerajan,
Pratiwi, Paibon, Panti, Dadia atau Dalem Dadia, Penataran Dadia,
Pedharman dan sejenisnya.
-
Kumpulan catatan perjalanan spiritual metirtayatra
ke beberapa pura, agar dapat menjadi pedoman para semeton yang berniat
tangkil ke pura yang sama.
|