Canang Sari - Dharmawacana
Topik sebelumnya  Topik selanjutnya
Ida Pandita Nabe Sri Bhagawan Dwija Warsa Nawa Sandhi
 
Tentang: JANGAN LAHIR KEMBALI
 
3 Okt 2003

Rekan-rekan sedharma Yth.

Om Swastyastu,

Ada keluhan yang "lucu" dari salah seorang rekan, katanya nanti kalau mati lalu menjelma lagi apakah akan jadi orang Bali (yang minoritas, ditekan), mendingan jadi orang Amerika? (yang makmur, tetapi di teror oleh Osama bin Laden). Akhirnya ya takut juga jadi orang Amerika.

Jawaban saya: MAKANYA JANGAN LAHIR KEMBALI MENJADI MAHLUK APAPUN. Walaupun jadi manusia, mahluk yang utama, tetap terkena hukum manusia yang selalu akan menerima secara silih berganti: SUKA (kesenangan), DUHKA (kesedihan/kesulitan). LARA (kesakitan) dan PATI (kematian). Lahir kembali dinamakan dalam kitab suci sebagai "Samsara" dari perkataan ini kemudian menjadi "sengsara". Hidup di dunia ini memang sengsara. Lebih enak, dan juga menjadi cita-cita dari Atman (Roh) adalah bersatunya Atman dengan Brahman (Hyang Widhi) sehingga tidak perlu lahir kembali. Ini yang bernama Moksa, di mana dalam menyatunya atman dengan brahman terdapat keadaan SUKHA TAN PAWALI DUHKA artinya hanya kesenangan saja, tanpa duka.

Caranya? ya sucikanlah diri anda: kayika, wacika dan manacika. Lebih lanjut baca serial saya: Satyam, Siwam Sundaram yang lalu.

Om Santi, Santi, Santi, Om...

 
 
Ida Pandita Nabe Sri Bhagawan Dwija Warsa Nawa Sandhi
Geria Tamansari Lingga Ashrama
Jalan Pantai Lingga, Banyuasri, Singaraja, Bali
Telpon: 0362-22113, 0362-27010. HP. 081-797-1986-4