Kesenian Bali

MAHABARATA
Nara Kesuma

Sendratari ini garapan kerabat kerja Gong Kebyar Kabupaten Badung, juga diciptakan dalam rangka festival Gong Kebyar se Bali tahun 1978. Sendratari yang menampilkan 3 tokoh utama Nara Kesuma, Dewi Kacawati dan Daitya Kala Dharma ini adalah ciptaan I Wayan Beratha yang dibantu oleh sejumlah seniman muda dari Kabupaten Badung. Sendratari ini menggambarkan kisah perjalanan yang penuh suka dan duka dari Raden Nara Kesuma.

Dikisahkan Nara Kesuma yang bermaksud untuk mengikuti sayembara di Madura. Di tengah hutan ia dicegat oleh Daitya Kala Dharma yang memaksanya untuk dikawinkan dengan putri sang Daitya yang bernama Kacawati yang konon Dewi Kacawati sangat tergila-gila kepada sang Raden, walaupun ia hanya mengenal wajah sang Raden dalam mimpi. Semula Nara Kesuma berusaha untuk berontak dan menolak tawaran sang Daitya Kala Dharma. Namun berkat kesaktian sang Daitya akhirnya Nara Kesuma berhasil ditaklukkan untuk kemudian dipertemukan dengan Dewi Kacawati. Suatu ketika Nara Kesuma menyampaikan perasaannya yang kurang bahagia dan rasa malunya karena mempunyai mertua raksasa. Hal ini didengar oleh Sang Kala Dharma. Demi kebahagiaan putrinya sang Kala Dharma rela mati dengan suatu permintaan bahwa pada saatnya nanti (dalam perang Bharatayudha) akan menuntut balas dari Nara Kesuma.