Kesenian Bali

GAMELAN WAYAH
Balaganjur

Balaganjur adalah pengiring prosesi yang paling umum dikenal di Bali. Hampir dapat dipastikan bahwa setiap prosesi membawa sesajen ke pura, atau melasti (mensucikan pusaka / pratima), atau upacara ngaben akan diiringi oleh barungan yang sangat dinamis dan bersemangat.

Balaganjur yang tergolong barungan madya ini dibentuk oleh instrumen-instrumen seperti:

Jumlah
Satuan
Instrumen
6-12
pasang
cengceng kopyak
2
buah
kendang cedugan (lanang dan wadon)
1
buah
kajar
1
buah
kempli
2
buah
gong besar
1
buah
kempur
1
buah
pamade

Barungan ini ada kalanya dilengkapi dengan sebuah tawa-tawa. Sementara cengceng dimainkan secara kakilitan atau cecandatan, dengan pola ritme yang bervariasi dari pukulan besik atau negteg pukulan "telu" dan "nenem" di mana masing-masing terdiri dari pukulan polos (sejalan dengan mat), sangsih (disela-sela mat), dan sanglot (di antaranya). Reyong menjadi satu-satunya kelompok instrumen pembawa melodi. Sebagaimana halnya cengceng, reyong juga dimainkan dalam Balaganjur terdiri dari Gilak yang dimainkan dalam tempo cepat atau sedang dan pelan.