Kesenian Bali

GAMELAN WAYAH
Gong Beri

Gong Beri termasuk barungan alit adalah gamelan langka dan sakral. Hingga kini Gong Beri masih dipelihara dengan baik oleh warga masyarakat desa Renon, Sanur di Denpasar.

Gamelan ini biasanya dimainkan untuk mengiringi tari Baris Cina. Istilah Beri sering disebut-sebut di dalam kakawin Bharatayuda yang berarti sebuah alat perang. Juga di dalam Prasasti Blanjong, terdapat istilah Bheri yang juga berarti alat perang. Gong dibuat dari krawang dan diduga merupakan peninggalan kebudayaan Dongson.

Gong yang ada dalam barungan ini mempunyai banyak persamaan dengan nekara bulan yang terdapat di Pura Penataran Pejeng (Gianyar). Berbeda dengan instrumen gong lainnya, gong pada gamelan Gong Beri tidak memakai pencon, seperti gong Cina.

Barungan Gong Bheri terdiri dari:

Jumlah
Satuan
Instrumen
2
buah
gong (bor dan ber)
1
buah
klenteng (sejenis gong namun lebih kecil dan nadanya lebih tinggi)
1
buah
kendang bedug
1
buah
sungu (kerang besar)
1
buah
suling kecil
1
buah
tawa-tawa (gong kecil berpencon)
1
buah
gong besar (tak bermoncol)
1
pangkon
cengceng


Gending-gending yang biasa dimainkan adalah:

  Mendengarkan
Gending Pategak  
Gending Baris Ireng (baris hitam)  
Gending Baris Petak (baris putih)