Babad Pamayun
 
Isi Singkat Babad Pamayun

Diceriterakan pemerintahan Sri Di Made di Suwecalinggarsapura, mempunyai 2 orang putra yang bernama Ida Dewa Agung, Pamayun dan Ida Dewa Agung Jambe, Ketika itu terjadi suatu kegaduhan yang menyebabkan beliau mengungsi bersama para putranya ke Taman Bali. Sesampainya beliau di Guliang dan menetap di Puri Guliang tahun 1651 Masehi. Lama kelamaan Ida Dewa Agung Pemahyun tetap tinggal di Puri Guliang, tetapi I Dewa Agung Jambe pindah ke Puri Ulah yang diiringkan oleh Lurah Singarsa.

Diceriterakan para putra beliau ;mengirim surat kepada penguasa Gelgel untuk membalas dendam. Setelah pasukan disiapkan dilanjutkan menyerang Puri Gelgel.

Tersebutlah Ratu Taman Bali dan Nyalian ikut berperang dan sisanya menyebar ke desa-desa. Juga ada yang mengungsi ke Daerah Gianyar seperti I Dewa Rendang, I Dewa Tampwangan, I Dewa Sakah, I Dewa Dukuh, I Dewa Tegal, I Dewa Bangbang, I Dewa Simpangan dan I Dewa Lateng


Kembali diceriterakan Ida Sang Prabu di Pejeng ketika pemerintahan Ida Cokorda Gede Suda Pamayun selalu mendapat kesusahan seperti serangan, yang mengamuk sehingga menjadi hancur pemerintahan tersebut. Lalu Ida Cokorda Gede Suda Pamayun mengungsi ke Bangli diiringi oleh para putra dan hamba sahaya beliau. Kira-kira tahun 1899 Masehi Ida Cokorda Gede Suda Pamayun berangkat ke Desa Selat dan dari situlah menyerang Desa Petak dan sampai dikuasai. Selanjutnya Ida Cokorda Suda Pamayun bergabung; dengan Raja Bangli untuk menghadapi musuh. Para putra Ida Cokorda Suda Pamayun adalah Ida Cokorda Bima Pamayun dan Ida Cokorda Rai Pamayun yang masih diemban oleh ayah beliau di Petak. Juga para putra Ida Cokorda diemban oleh Pasek Bandesa, Pinatih, Manikan, Tangkas, Ngukuhin, Pande, Sengguhu, Bhujangga dan Batu. Tetapi malang Ida Cokorda Gede Suda Pamayun diserang penyakit sehingga meninggal di Puri Medangan. Ida Cokorda Putra Pamayun, Ida Cokorda Oka Bima Pamayun, Ida Cokorda Rai Pamayun berada di Puri Petak. Setelah para putra ini beristri dan menurunkan putra, mangkat lah beliau terserang penyakit. Dalam bela sungkawa ini, dilaksanakan upacara pengabenan (Maligya) dengan mendatangi para keluarganya yang ada di desa-desa untuk ikut memberikan doa restu.

Nama/ Judul Babad :
Babad Pamayun
Nomor/ kode :
Va.4505, Gedong Kirtya Singaraja.
Koleksi :
Puri Anyar Kerambitan,
Alamat :
Kerambitan Tabanan.
Bahasa :
Jawa Kuna.
Huruf :
Bali
Jumlah halaman :
11 lembar
Ditulis oleh :
Sagung Putri.