Kayonan Babad Bali
  Sebelumnya
   Pangangge Tengenan  
Menu aksara Bali
  Selanjutnya

 

Cecek, lambangnya Lihat uger- uger dan rincian pemakaiannya.

Bisah atau wisah, lambangnya Lihat uger- uger dan rincian pemakaiannya

Surang, uger- uger dan rincian pemakaiannya lebih longgar, bisa dipakai pada segala suku kata yang mati dengan wianjana r.

Keterangan:
Surang bisa juga dipakai sebagai pengganti aksara suara r, umpama:

mahâ + ŗşi = maharşi = maharsi
mahä + rdhika = mahärdhika = mahardika
Perhatikan ŗ jadi r tidak bertitik.

 

Ulu candra (tanda bunyi hidung) dipakai pada aksara- aksara suara, seperti OmOm atau Ong Ong

 

 

  Menu aksara Bali Kembali ke atas Sebelumnya Selanjutnya